[BANDUNG, mwa.unpad.ac.id, 02/07/2021] – Majelis Wali Amanat Universitas Padjadjaran kembali menginisiasi pertemuan diskusi antara Unpad dengan Telkomedika terkait tindak lanjut diskusi benchmarking Fasilitas Kesehatan Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan Unpad. Pada kesempatan ini diskusi penjajagan kerja sama dengan Telkomedika diselenggarakan secara daring, pada hari Jumat, tanggal 2 Juli 2021.
Tim Unpad yang ikut berdiskusi adalah Dr. Arief Yahya sebagai Ketua MWA yang menginisiasi pertemuan ini, Wakil Ketua MWA Prof. Dr. Arry Bainus, MA., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan Prof. Dr. Ida Nurlinda, SH., MH., Direktur SDM Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., Ph.D, Direktur Keuangan &Tresuri Edi Jaenudin, S.E., M.Si., Ak., Direktur Klinik Unpad Prof. Hussein S.K., dan Pengelola Klinik Unpad dr. Agung Dinasti dan Wardhana, SE., Ak.
Sambutan pertama disampaikan Ketua MWA Dr. Arief Yahya yang mengatakan bahwa setelah Unpad benchmark dengan TelkoMedika terkait fasilitas Kesehatan, maka kesempatan ini menjadi diskusi lanjutan penjajagan kerja sama dalam upaya peningkatan kualitas fasilitas Kesehatan Unpad bagi Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan Unpad. Demikian juga Wakil Rektor Bidang Sumber Daya & Keuangan Unpad Prof. Ida Nurlinda menyampaikan dalam pengantar diskusi kali ini, bahwa Rektorat telah berkoordinasi dengan Klinik Unpad melalui Direkturnya, Prof. Hussein S.K., terkait rencana Re-Branding Klinik Unpad dengan kolaborasi dengan Telkomedika.
Kesempatan pertama paparan Prof. Hussein S.K. menyampaikan eksisting fasilitas kesehatan Klinik Unpad, dimana dikatakan bahwa saat ini sedang berupaya mengembangkan Klinik Unpad untuk meningkatkan layanannya. Kerja sama dengan Telkomedika telah terjalin, yaitu kerja sama untuk layanan penunjang (terkait Alat Klinik), sehingga jika Unpad ingin seperti pelayanan Fasilitas Kesehatan kepada Sivitas Akademika & Tekdiknya misalkan seperti standar di Telkom/PLN/Pertamina, kita perlu biaya tambahan, sehingga bertahap dimulai ada plus- nya dulu dari BPJS (seperti fasilitas di Telkom),ungkap Prof. Hussein S.K. Disampaikan juga bahwa diskusi awal dengan Direktur Utama TelkoMedika sudah dilakukan oleh Klinik Unpad, dimana Unpad Co-Branding; yaitu saling memberikan pelayanan timbal balik Telkom dengan Unpad, ini menjadi suatu cara yang baik, ungkapnya lagi.
Pertemuan lanjutan diskusi detailing skema yang ditawarkan dalam rencana kerja sama dengan Unpad menjadi topik utama yang dibawakan oleh Direksi dan Tim Telkomedika, antara lain Direktur Utama Telkomedika Duddy Effendi, Direktur Operasional dan Pemasaran dr. Monica M. Sihombing, M.M, Teuku Zilmahram, Ibu Wiedya, dkk.
Duddy Effendi mengenalkan Profil Telkomedika serta Fasilitas Kesehatan yang dimiliki Telkom sebagai fasilitas bagi Pegawai Telkom dan anak perusahaannya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Disampaikan Portofolio Bisnis yang dimiliki TelkoMedika mulai dari Klinik, Apotik, Laboratorium, Pedagang Besar Farmasi, Optik hingga adanya berbagai Sertifikasi yang sudah dimiliki serta Penghargaan dari Customer maupun dari BPJS. Duddy Effendi juga mengungkapkan salah satu manfaat Layanan Kesehatan (Managed Healthcare), yaitu mengintegrasikan Kebutuhan Layanan Kesehatan Karyawan dan perusahaan secara optimal dari sisi Pengendalian Biaya, Kualitas dan Utilisasi sehingga fasilitas Kesehatan dapat diberikan dengan efektif dan efisien. Adanya fasilitas Ad cos Admedika (Hospital Integrated); My Admedika Mobile App; Medical Record Online; Medical Advisor Report Profil Kesehatan per Triwulan; Skema Layanan dengan Global Budget dan juga dengan ASO (Administration Service Only); Jejaring Layanan fasilitas kesehatan yang luas; Call Center; dan Kartu Peserta (untuk Pengelolaan Klaim), menjadi gambaran pengelolaan Telkom yang professional.
Berkenaan dengan penjajagan kerja sama dengan Unpad, Ibu Wiedya mempresentasikan pilihan Skema yang dimungkinkan bagi Unpad, mulai dari Skema Klinik Unpad sebagai Jejaring Provider Telkomedika (Skema Kerja sama); Skema Kerja Sama Provider BPJS (Pola Kerja Sama) dan Skema Managed Care (Non BPJS), dimana semuanya menjadi Opsi pilihan yang memiliki Coverage Layanan kesehatan dengan Benefit masing-masing.
Setelah penjelasan, diskusi dan tanggapan hangat disampaikan peserta diskusi dari Telkom maupun dari Unpad, yang dapat menjadi gambaran detail sebagai bahan pertimbangan Unpad dalam rencana kerja sama dengan berbagai opsi pilihan yang gambarkan. Tanggapan terakhir disampaikan Telkom, yaitu oleh T.Zilmahram yang merupakan Alumni Fakultas Psikologi Unpad, yang mengatakan bahwa niat kerja sama ini sangat baik ditambah dengan Telkomedika yang telah berpengalaman bekerja sama dengan Perguruan tinggi, sehingga mengenal atmosfir di Perguruan Tinggi. Perlunya optimalisasi tahap preventif-promotif bagi Kesehatan agar pembiayaan menjadi efisien, serta ungkapan “Kesehatan dan Kecerdasan adalah anugrah utama untuk hidup lebih baik” menjadi saran dan pesan T.Zilmahram.
Sebagai penutup diskusi, Dr. Arief Yahya menyampaikan bahwa MWA mendukung peningkatan Fasilitas Kesehatan bagi Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan Universitas Padjadjaran, sehingga diskusi ini akan menjadi detail untuk ditindaklanjuti Rektorat dalam menentukan pilihan co-Branding.
Laporan oleh Nurhaeni.
Foto dari Zoom Meeting Sekretariat MWA Unpad.