[BANDUNG, mwa.unpad.ac.id, 17/11/2024] – Delegasi Komite Audit & Manajemen Risiko (KAMR) Majelis Wali Amanat Universitas Padjadjaran ikut menghadiri pertemuan rutin Forum Komunikasi Komite Audit (FKKA) MWA PTNBH, yang diselenggarakan oleh Unhas Hotel & Convention, Makasar, 14-16 November 2024.

“Suasana Sesaat setelah Acara Pertemuan FKKA MWA PTNBH resmi dibuka dengan Tuan Rumah Universitas Hasanudin,
di Unhas Hotel & Convention, Makasar, tanggal 14 s.d 16 November 2024. (Foto; Sekretariat MWA Unhas)
Pertemuan Forum Komunikasi Komite Audit MWA Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum bertema “Peran Strategis Komite Audit dalam Mendorong Tata Kelola Universitas yang Baik di Era Agilitas: Tantangan dan Solusi”, diselenggarakan pada tanggal 14 s.d 16 November 2024, di Unhas Hotel & Convention, Makasar, dan diikui oleh 21 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) di Indonesia
Pembukaan resmi disampaikan oleh Pimpinan Unhas yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik&Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslim. Tuntutan bagi Perguruan Tinggi saat ini adalah “Perguruan tinggi saat ini dituntut pengelolaannya lebih transparan dan berintegritas, serta memberi dampak lebih luas ke masyarakat,” ungkap Prof.Muhammad Ruslim. Sementara Ketua FKKA PTNBH, Prof. Iwan Triyuwono menyampaikan bahaimana peran pentingnya Komite Audit dalam pengelolaan PTNBH.
Prof. Dr. Muhamad Nuh, DEA. selaku Ketua Forum MWA PTNBH 2024-2026/ Keynote speaker, menyampaikan pentingnya peran komite audit sebagai pilar dalam pengelolaan PTNBH agar berjalan dengan baik, “Terutama di era dengan perubahan cepat seperti saat ini, agar PTNBH mampu beradaptasi dengan baik,” ungkap Prof. Nuh yang merupakan Menteri Pendidikan pada tahun 2009-2014.
Point penting yang disampaikan Prof Muhamad Nuh terkait pentingnya manajemen resiko dijadikan budaya di PTNBH, sebab PTNBH menghadapi tiga risiko dalam pengolalaan Good University Governance yaitu risiko yang menyangkut dengan Risiko Operasional, Risiko Hukum dan Risiko Reputasi.
Ketidakwaspadaan serta ketidakmampuan melakukan antisipasi dari PTNBH tentang manajemen risiko, maka PTNBH bisa saja akan kejadian chaos.
FKKA dalam setiap pertemuannya menjadi penting untuk mengobarkan semangat “the power of WE”, semangat kebersamaan dalam memberi dan menimba pengalaman-pengalaman yang positif dari masing-masing anggota FKKA.
Prof Nuh berpesan bahwa di era kemajuan digital, Artificial Intelligence (AI), diharapkan Komite Audit selalu berpikir dan belajar untuk kemudian mampu menjalankan peran dan tugasnya berbasis kemajuan teknologi itu “The future is digital” dan “The future is NOW”. Hal ini dapat dimaksudkan bahwa agar kegiatan yang mengarah ke hal-hal positif di masa mendatang harus dilakukan mulai dari sekarang.
Pertemuan FKKA di Unhas tahun 2024 ini diikuti sebanyak 77 orang peserta dari 21 komite audit PTNBH. Narasumber yang mengisi acara ini adalah, Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh, DEA, Drs Fathan Subchi, MAP, Anggota BPK RI dan perwakilan dari Dirjen Pajak.
Diskusi FKKA dilakukan dalam rangkain empat diskusi paralel, dimana setiap komisi melakukan diskusi pendalaman terhadap tema utama yang akan dibahas, agar dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi dalam pengelolaan PTNBH.
Delegasi Komite Audit & Manajemen Risiko MWA Unpad yang hadir mewakili pertemuan ini adalah Prof. Dr. Harry Suharman, SE., MA.,Ak., CA., CACP, CSRS dan Dewie Pelitawati, S.H., M.H. sebagai Anggota KAMR, dan turut serta perwakilan Sekretariat MWA, Nurhaeni, S.Sos., M.M.
Laporan oleh Nurhaeni
Foto oleh Sekretaris MWA Unhas
