Keikutsertaan Anggota MWA dan Komite Audit MWA Unpad pada Silaturahmi PTNBH di IPB University

[BANDUNG, mwa.unpad.ac.id, 9/03/2023] – Majelis Wali Amanat Universitas Padjadjaran mengikuti kegiatan Rapat Forum Majelis Wali Amanat Perguruann Tinggi Negeri Badan Hukum dan Forum Komunikasi Komite Audit (FKKA) PTNBH yang diselnggarakan di International Convention Center IPB University, Bogor Jawa Barat, pada tanggal 7 s.d 8 Maret 2023.

“Suasana Kegiatan Pertemuan Forum MWA PTNBH dan Forum Komite Audit MWA PTNBH di IPB University, diwakili delegasi MWA Unpad ”, Selasa (7/03)

Perwakilan 21 PTNBH dari seluruh Indonesia berkumpul di IPB Convention Center membahas berbagai permasalahan diantaranya adalah bagaimana pengelolaan dana abadi di kampus PTNBH dan juga masalah perpajakan di PTNBH. Kegiatan silaturahmi Forum MWA dan FKKA PTNBH rutin diselenggarakan dua kali dalam setahun.

Dalam kegiatan yang dibuka oleh Ketua MWA IPB yang juga menjadi ketua Forum MWA PTNBH Prof Tridoyo Kusumastanto juga hadir pembicara dari LPDP Kementrian Keuangan, Dirjen Pajak dan wakil ketua BPK. Para pembicara mendiskusikan hal hal yang strategis dalam pengelolaan perguruan tinggi khususnya yang telah memiliki status PTNBH.

Pemerintah telah menetapkan dana abadi untuk PTNBH yang dikelolah LPDP dan bisa diakses oleh PTNBH dengan cara mengajukan program kerja yang terkait dengan peningkatan ranking internasional pergururan tinggi.
Terdapat masukan dari forum mengenai pemanfaatan dana abadi tersebut bukan hanya untuk infrastruktur fisik atau riset namun juga infrastruktur digital para perguruan tinggi. Banyak juga masukan dari forum bila seandainya dana abadi tersebut dapat diberikan ke masing masing PTNBH untuk dikelola sendiri dan tidak dikelola oleh LPDP.

Issue perpajakan yang juga dibahas oleh PTNBH yaitu status perguruan tinggi dari yang sebelumnya Badan Layanan Umum (BLU) menjadi PTNBH mengubah status wajib pajak perguruan tinggi.

Hal ini membuat dosen dosen yang mengajar menjadi kurang bayar dalam pelaporan SPT tahunannya. Kurang bayar ini dalam berbagai kasus sangat signifikan besarnya. Hal ini dikeluhkan oleh para pengelola PTNBH karena status dosen tetap merupakan PNS dan kenaikan remunerasi juga tidak terlalu signifkan namun kewajiban membayar pajak meningkat sangat besar.

Pada hari kedua, setelah kegiatan seminar di pagi hari, para peserta mengunjungi Science and Technology Park IPB (STP IPB_ dan juga Sekolah Vokasi IPB (SVIPB). Sebagai PTNBH, perguruan tinggi dituntut untuk dapat meningkatkan pendapatannya dari inovasi, hilirisasi riset dan juga program pendidikan vokasi yang inovatif.

Kunjungan ke STP IPB memberikan banyak gambaran bagaimana perguruan tinggi dapat meningkatkan pendapatan dengan memproduksi produk produk inovatif yang dihasilkan dari riset perguruan tinggi yang juga dapat bekerja sama dengan perusahaan swasta.

Kunjugan ke SVIPB memperikan gambaran bagaimana mengelola program vokasi yang sangat dekat bekerja sama dengan industry. SVIPB memiliki 2500 siswa dalam 17 program studi yang semuanya terserap ke industri yang telah bekerja sama dengan SVIPB.
Delegasi MWA Unpad diwakili oleh Prof. Dr. Arry Bainus, MA, Prof. Dr. Hendriati Agustiani, M.Si., Prof. Dr. Ir. Vijaya Isnaniawardhani, M.T. Serta Ketua KA Drs, Kemal A. Stamboel dan Anggota KA Ersa Tri Wahyuni, Ph.D., CA.,CPMA., CPSAK., CPA.

Laporan oleh Delegasi MWA Unpad;
Ersa Tri Wahyuni, Ph.D. (Anggota KA MWA)
Foto oleh Delegasi MWA Unpad