[BANDUNG, mwa.unpad.ac.id, 09/04/2021] – Hybrid University Universitas Padjadjaran yang merupakan salah satu Program Quick Wins inisiasi MWA bertahap diwujudkan Unpad dengan Launching Hybrid University yang diselenggarakan Rektorat secara daring bersama tiga Unsur Pimpinan Universitas Padjadjaran; MWA, Rektorat serta Senat Akademik, pada hari Jumat, tanggal 9 April 202.
Launching Hybrid University ini sebagai momentum pencanangan awal Unpad secara resmi untuk fokus melaksanakan Hybrid University sesuai roadmap yang telah dibuat dan disosialisasikan secara bertahap terhadap Sivitas Akademika Universitas Padjadjaran.
Pada kesempatan ini, Ketua MWA Universitas Padjadjaran Dr. Arief Yahya dalam paparannya menyampaikan arahan bahwa Unpad memasuki Hybrid University, dimana kegiatannya berupa Digital dan On Campus. Selain itu disampaikan bahwa saat ini dunia Pendidikan terdampak disrupsi digital (Digital Disruption) dan adanya Digital Vortex (pusaran Digital). Memasuki Hybrid University artinya memasuki dunia global, sehingga Unpad diharapkan jika ingin menjadi Global Player maka harus dengan Global Standar, dan harus bertingkah laku sebagaimana kita dinilai, pesan Dr.Arief Yahya.
Disampaikan juga oleh Dr.Arief Yahya bahwa sebagai perwujudan upaya menuju Hybrid University, adanya kerja sama dengan mitra provider Amazon Web Services (AWS) berupa kerja sama transformasi digital, dengan kegiatan digital up skilling dan re skilling, serta rencana pengembangan program MOOC berskala global, kemudian juga kerja sama antara Unpad dengan Espin Multimedia Australia, dimana tiga agenda kerja sama yang akan dilakukan adalah berupa implementasi program Australian Industry-University Collaboration (IUC), Global Project Management Office, dan International Careers-Skills Matching, serta dalam tiga bulan ke depan Unpad akan difasilitasi menjalin kerja sama lanjutan dengan industri dan perguruan tinggi di Australia.
Laporan oleh Nurhaeni.
Foto oleh Tim PJJ /Host Zoom Meeting Rektorat Unpad.